Jokowi: Berharap Arah Perkembangan Rumah Sakit Sebagai “Smart Hospital”

Sejarah membuktikan peran para dokter sebagai pejuang kemerdekaan. Kita ingat penggagas Budi Utomo, Dr. Wahidin Soedirohoesodo, lalu Dr. Soetomo dan pelajar-pelajar sekolah kedokteran STOVIA yang mendirikan Budi Utomo, atau Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo tokoh tiga serangkai pendiri Indische Party. Mereka dokter sekaligus pejuang untuk bangsanya.
Saya mengingatkan kembali peran para dokter dalam sejarah bangsa ini pada Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXX di Samarinda, kemarin. Apalagi, dua hari lalu, Rabu 24 Oktober, para dokter memperingati Hari Dokter Nasional ke-68.
Pada kesempatan itu, saya mengajak para dokter dan insan kesehatan untuk dapat mengikuti perubahan global demi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Misalnya, saya berharap arah perkembangan rumah sakit itu sebagai “smart hospital”, di mana data-data medis pasien saling terhubung dengan rumah sakit lain bahkan hingga ke apotek dan BPJS Kesehatan. Ini tantangan di era teknologi informasi yang pesat dan menuntut perubahan.
Selamat bermuktamar. Selamat Hari Dokter Nasional.

0 Response to "Jokowi: Berharap Arah Perkembangan Rumah Sakit Sebagai “Smart Hospital”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

-->